Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Orang Indonesia itu sebenarnya kaya-kaya. Itu uang saya lihat dari iklan, reklame, spanduk,bahkan kartu-kartu nama yang saat ini menjadi hiasan sepanjang kota tempat ku berada saat ini. Beragam warna bentuk serta tulisan-tulisan manisnya terpampang megah di tengah, sudut bahkan sampai pelosok kota. Malah pagi ini, saya dikejutkan dengan sebuah billboard nan megah dari salah satu calon DPRD dari partai kuning. Bessaaarrr sekali, barang kali ini bilboard hampir sama besar dengan billboard yang meramekan jalanan saat musim kampaye gubernur kota ini. Wah, ini orang pasti banyak uang, pikirku.

Dengan dana yang jika melihat usaha mereka mempromosikan diri lewat kartu nama, spanduk, billboard, kalender, bahkan mobil-mobil yang distiker dan lain sebagainya, tak salah lah jika ku berpendapat, kalau mereka yang ikut menjadi calon pilihan ini adalah orang-orang yang berada alias kaya boo..!!

Dana besar untuk gaji dibawah puluhan juta????
Masuk akal gak sihh? Belum lagi resiko kalah saat pemilhan. Weleh-weleh. Disaat yang bersamaan aku pun mengerti mengapa kebanyakan mereka yang ikut didalamnya membutuhkan suatu tameng yang katanya mampu membantu keberhasilannya sebagai pemenang pilihan. Meski mereka dilatarbelakangi pendidikan yang super tinggi sekali pun. 

Resiko stress berujung rehabilitasi di RSJ pun bukan jadi keheranan lagi jika melihat kebelakang dana yang sudah digelontorkan untuk ajang ini. ya...ya...pantas saja.

Dengan dana yang begitu besar, mungkinkah motivasi mereka menjabat nantinya benar lah tulus untuk kepentingan rakyat??? Jujur, saya ragu akan itu. Bagaimana tidak, pengorbanan yang sudah dikerjakan dimuka, pasti lah sedikit banyaknya mempengaruhi pemikiran si terpilih untuk bisa mengembalikan apa yang sudah dikeluarkan itu. Dengan gaji di bawah puluhan juta? bagi yang berhati tulus, memang hal ini tak akan jadi masalah donk ya untuk menunggu beberapa bulan sampai modal kembali. Celaka lah bagi mereka yang tidak tulus itu, maka korupsi menjadi alternatifnya. 

Saya rasa semua atau katakanlah sebagian khalayak yang berwenang dalam hal ini menyadari akan hal ini. Namun tanpa memberi sedikit pun tanggapan yang berarti untuk menekan korupsi. Kenapa tidak ada action sihh?
Kalau kampanye semacam ini memicu korupsi, mengapa masih dibiarkan diberlakukan? Apa tidak ada cara lain untuk mempromosikan diri? Toh, tujuannya untuk memperkenalkan pilihan-pilihan yang ada kepada si pemilih kan? Atau mungkin ada kepentingan lain terkait partai? untuk hal ini saya tidak tahu menahu lah.

Yang saya soroti adalah ketidakefektifan kampaye dengan mengiklankan diri sebegitunya. Setelah masa kampaye, semua itu akan menjadi sampah. Jalanan kotor, batang pohon-pohon rusak akibat tancapan paku. Dengan kata lain uang itu sebagian besar menjadi sampah. Sebagian lagi menjadi sumber penghidupan mereka yang berkecimpung dalam usaha percetakan.

Bagaimana jika tidak lagi diberlakukan kampanye seperti itu. Kampanye diganti dengan aksi blusukan. Berkunjung ke panti-panti, atau ke perhimpunan sosial lainnya. Atau terjun langsung ke lapangan terkait pekerjaan yang akan diemban nantinya. 

Saya rasa iklan lewat mulut ke mulut lebih efektif ketimbang sekedar membagi-bagikan sampah tadi. Rakyat pun bisa merasakan sendiri seberapa inginnya mereka menjadi wakil dari rakyat. Tidak ada sampah, rakyat pun terutamakan. 

Read More >>
Rasa-rasanya keberhasilan sangat jauh dari kehidupanku. Di umur ke 25, mendapati diri masih belum ada perkembangan membuatku nyaris putus asa. Bekerja masih di posisi yang sama, ketika ku diterima di perusahaan tempat ku mendapatkan rupiah saat ini. Padahal sudah tiga tahun berselang.
"Makanya, coba melamar donk di tempat lain?"
Eits, jangan pikir aku tidak menjatuhkan lamaran kemana-mana ya. Konyol sekali aku jika menginginkan suatu perubahan tapi tidak melakukan apa-apa. Di awal enam bulan berlalu setealah menjadi karyawan di sini, hampir setiap pagi (jika ada waktu luang) aku membuka loker-loker yang bertebaran di dunia cyber. Dan saat melihat ada info yang sesuai dengan kapasitasku, saat itu lah ku jatuhkan lamarannya (via email). Namun, seperti melihat ke kaca yang penuh dengan bulir-bulir hujan, seperti itu lah nasib lamaran demi lamaran yang ku kirimkan-kabur. Tak ada balasan sama sekali.

Salahnya dimana ya? Segala kemungkinan kegagalan pun ku coba mencari tahu dari pendahulu-pendahulu yang berbaik hati membagi pengalamannya seputar lamaran kerja. Aku pun mulai memperbaiki kemungkinan kesalahan itu, dan menerapkan perbaikan yang telah ku baca dari beragam masukan lewat beragam sumber. 

Singkat cerita, dari sekian banyak lamaran yang sudah ku kirimkan sampai menginjak tahun ke-3 ini, bisa dihitung dengan jari lah lamaran yang sukses dilirik perusahaan untuk dipanggil interview. Hasilnya? Gagal semua. Kebanyakan aku gagal di tes yang terakhir.

Lemas, harapan menipis dan mulai mencari-cari kesalahan (dari diri sendiri maupun dari tim penguji). Bahkan ekstremnya, ku pernah mempertanyakan kegagalan ku ini kepada sang Pencipta. "Tuhan, aku kan tidak jahat-jahat kali jadi umatMU, aku juga selalu meminta padaMu setiap kali menjatuhkan lamaran,tapi kenapa yang ku dapat hanya kegagalan?" "Sebegitu berdosanya kah aku di hadapanMU, sampai tak Kau pandang aku sedikit pun?".

Sadar-sesadar sadarnya, bahwa Tuhan itu tidak pernah tidur, Dia tidak mungkin kejam terhadapku. Namun, ditengah kesedihan dan nyaris putus asa, kedaginganku membuatku semakin buruk saja. Aku tahu aku salah dengan mempertanyakan seperti itu kepada Tuhan, namun aku seakan tak berdaya, menahan kemarahan dan kekesalah karena kesedihan dibalik beragam kegagalan ku ini.

Bukan hanya di karir ku merasa tidak beruntung, dalam cinta pun ku buntung. Enam tahun berhubungan, kandas juga. Berakhirnya hubungan, memberikan penyesalan tersendiri. Ku telah membuang-buang waktu selama enam tahun, dengan orang yang ternyata bukan jodoh yang dipersiapkan untuk ku.

Merenung dan terus merenung, berbalik ke masa lalu, untuk melihat sikap ku di setiap kegagalan yang ku alami. ku dapati, kesalahn memang ada padaku. Sampai saat ku mendengarkan khotbah di kebaktian pagi, aku pun semakin disadarkan. Ilustrasi yang diceritakan pak pendeta tak khayal adalah cerminan diriku juga. 
"Ada seorang bapak batak kaya, yang sudah divonis memiliki penyakit yang serius. Dokter yang memeriksa beliau, kebetulan adalah tetangga di komplek perumahaannya. Dokter itu menyatakan, bapak terkena hipertensi yang mengkhawatirkan. Untuk itu bapak, harus menjauhi makanan yang bisa memicu penyakit bapak. Hindari makanan berlemak, terutama saksang, lomok-lomok dan daging lainnya. Bapak hanya dianjurkan untuk mengkonsumsi semua yang hidup di air. Si bapak batak pun kecewa, karena ternyata olahan dari daging terutama B2 adalah santapannya setiap hari, dia merasa belum makan kalau tidak memakan daging itu. Namun demi kesehatannya, si bapak pun berupaya menjalankan nasehat si dokter. Beberapa hari berselang, sang dokter yang kebetulan sedang joging di sekitar komplek, menyempatkan untuk melihat si bapak batak, untuk mengecek kondisinya. saat mengetuk pintu rumah si bapak, pembantu yang membukakan pintu, lalu si dokter pun bertanya "bapak mana?". Si pembantu menjawab, bapak lagi berenang pak. "oh, berarti bapak menjalankan saran saya, baguslah, kata si dokter. "tapi dok, tuan saya berenangnya aneh", balas si pembantu sambil mengajak dokter ke arah kolam berenang. Dan ternyata, astaga...., si bapak batak bukannya berenang semata untuk kesehatannya tapi juga untuk kedagingannya. Si Bapak Batak berenang bersama seekor babi"
Tawa pun menggelegar saat pendeta selesai menceritakan ilustrasinya. Aku pun ikut tertawa, tapi lebih tepatnya menertawakan diri sendiri. Barulah ku sadari ternyata selama ini, aku seperti si bapak batak itu, meminta Tuhan memberikan kebaikan namun memaksa Tuhan untuk memebrikannya seturut dengan apa yang ku pikirkan. Tak heran selama ini hanyala kekecewaan yang ku dapat.

Sepulang ibadah, aku pun menyadari bahwa berdoa pun, namun kalau kesannya memaksa, doa itu salah. Aku tidak benar-benar mempersilahkan Tuhan memberkatiku dengan caraNYA, tapi aku memerintahNYa untuk bekerja seturut keinginanku. Saat yang bersamaan ku pun mengerti, aku belum berhasil hingga kini, dikarenakan memang aku yang belum siap untuk dilimpahkan keberhasilan itu, ditambah caraku meminta juga salah.

Read More >>
Rasa kecewa pastinya pernah dirasakan setiap orang. Terlebih oleh kita yang selalu punya harapan. Loh? Bukannya itu positif? Ya, tentu saja, hidup akan tetap menjadi hidup jika kita tetap punya harapan dalam diri. Tapi jangan salah bahwa harapan ini juga sering menghantarkan kita pada kekecewaan. Apalagi ketika harapan itu kita gantungkan pada orang lain. Berawal dari sini lah rasa kecewa itu. Berharap kepada orang lain tidak lah salah, apalagi orang yang padanya harapan itu kita gantungkan adalah keluarga, shabat atau pacar sendiri. Jangan sampai harapan itu juga berlebihan. Ingatlah, manusia banyak keterbatasannya, tidak seperti TUhan yang mampu mewujudkan apapun sepanjang harapan itu berkenan bagiNYA. Nah, sedikit tips untuk membentengin diri agar terhindar dari rasa kecewa yang teramat menyakitkan. Chexk this out! 1. MANDIRI Membiasakan diri untuk bersikap mandiri akan sangat membantu kita terhindar dari kecewa. Mulailah melatih diri, untuk bisa mengerjakan hal-hal yang biasanya kita mengandalkan orang lain untuk membantu kita. Ya, jangan terlalu bergantung pada orang lain. Sekalipun perempuan. Perempuan juga mampu untuk mengerjakan pekerjaan berat pria jika perempuan memang mau melakukannya. Dengan kemandirian kita, maka aksi untuk menggantungkan harapan kepada orang lain pun bisa diminimalisir sehingga dengna sendirinya rasa kecewa itu sudah terantisipasi.
Read More >>
Menjadi orang yang bisa menyenangkan orang lain memang lah bukan hal yang bisa dianggap enteng. Mengapa? Jelas dikarenakan setiap orang memiliki persepsinya masing-masing akan sesuatu yang dianggap menyenangkan dan yang tidak.
Read More >>
Seorang teman, curhat kepada saya. "Bisa kah Tuhan pulihkan saya?", tanyanya. Terkejut aku membacanya. Saat dia mengatakan itu, sungguhlah ku mulai melihat sedikit kehancuran yang sedang dirasakannya. Tapi itu salah. Tuhan selalu mampu memulihkan sehancur apapun hidup kita. Bukan di Tuhan intinya, tapi pada diri kita sendiri. "Mau tidak kita dipulihkan", itu kuncinya. Apa yang tidak bisa dilakukanNYA. Kesediaan hati kita ini lah kuncinya. Awal dari segala perubahan itu dari hati, dari niat kita. JIka hal itu tidak ada ya Tuhan juga males gitu ngurusin kita. Anak-anaknya bukan cuma kita kan. Ya bukan berarti kita luput dari perhatianNYA. Tidak. Tapi sikap ini harus diubah. Jangan terlalu manja menghadapi apapun persoalan hidup. Apalagi itu hanya kisah cinta yang kandas meski rasa sayang masih terlalu besar. Memang dia baru kali pertama pacaran namun hubungannya tak berlangsung seperti yang dia idamkan. Kecewa dan sakit berlarut pun kian dirasakannya. Awalnya pasti yang melihat bisa memahami keadaannya. Tapi ini sudah terlalu lama sejak perpisahaannya, tapi dia masih begitu-begitu saja, sementara mantan yang terus diaharpkannya itu pun telah memiliki pacar lagi. Terlalu lebay kah dia?
Read More >>
Akan selalu ada sisi positif dan negatif dari suatu kemajuan teknologi seperti yang digandrungi tidak hanya remaja dan orang dewasa namun orang tua pun mulai membuka diri untuk mengikuti apa yang disajikan sosial media. Bahkan kalangan elit politik juga menjadikan sosial media menjadi salah satu kepentingan tersendiri baginya. Pak Presiden sendiri punya yang namanya twitter. Ini mncerminkan betapa sosial media sudah merasuk ke lapisan masyarakat manapun di negeri ini atau mungkin di negara-negara lain. Saya sendiri sangkin addictednya, bukanlah guling atau bantal yang diperlukan saat tidur, melainkan hp. HP harus senantiasa ada dalam jangkauan tangan. Ketika terbangun dari tidur hal yang belakangan ini ku lakukan adalah membuka situs fb lewat hp ku. Parah memang. Namun saya belum bisa seperti saya sedia kala sebelum mengenal fb dan segala macamnya. Sambil makan, bahkan nongkrong di wc pun, tidak afdol rasanya kalau tidak pegang hp. Konyol memang aku sekarang ini. Ku sadari betapa aku sudah terdominasi oleh magnet sihir social media ini. Namun separah dampak yang telah ku rasakan ini, ternyata masih banyak lagi dampak buruk yang dialami orang lain. Mulai dari penculikan, pelecehan seksual dan berujung pada kematian. Sungguh suatu dampak yang tidak bisa ditanggapi setengah hati. Malah yang baru-baru ini saya dengar, sosial media yang kita punya, menjadi suatu masukan sendiri bagi perusahaan-perusahaan yang mencari pekerja baru. Wow.. Saya tidak tahu hal ini termasuk hal buruk atau sebaliknya bagi khalayak banyak. Namun bagi saya sendiri, menjadi kerugian tersendiri. Kearena orang introvert seperti saya, sangat senang sekali mencurahkan isi hati lewat jejaring sosial daripada mencari orang untuk mau mendengarkan saya. Jadi tak heran sisi yang muncul di akun ku kebanyakan adalah hal yang berbau kekecewaan ataupun pesimitis dari diriku. Tentunya jika hal ini menjadi bahan penilaian juga bagi perusahaan tersebut, wah chance saya tentu lah tidak banyak yahh.. Over all, aku sangat menyadari, bahwa pengurangan atensiku terhadap jejaring sosial haruslah ku minimalisir. Aku tidak ingin menjadi orang yang nantinya hanya punya teman semu, karena waktu dihabiskan untuk bercengkrama dengan orang tanpa adanya interaksi secara langsung. Dan ini akan membuat diriku semakin tertutup saja.
Read More >>
Buku dengan judul asli "Bright Promise" oleh Donita Dyer. Buku yang berulang kali saya baca semasa saya masih duduk di bangku kuliah. Buku yang sangat kaya akan pesan positif.

Buku ini menceritakan perjalanan hidup perempuan korea bernama Chun syn yang. Perempuan yang sedari kecil sudah mengalami kebutaan total karena demam tinggi yang dialaminya. Seorang anak yang tidak disukai ibunya karena dia lahir dengan jenis kelamin perempuan.Perlakuan tak adil dari si ibu kerap dia rasakan.
Akan tetapi, dalam keadaannya yang tidak menyenangkan itu, dia tetap gigih berjuang untuk mendapatkan pendidikan supaya dia bisa melayani Tuhan dan sesama.

Sungguh sikap yang tak bisa diterima logika bisa dilakukan oleh seorang manusia. Ditengah beragam cobaan yang menerpa, gadis ini tetap percaya bahwa akan ada suatu kebahagian yang menanti ketika dia tetap mengimani apapun kesulitan itu dan berserah sepenuhnya kepada Tuhan.

Rintangan karena kebutaannya, kemiskinannya, kekejaman tentara Jepang yang menyiksanya dengan sadis,…bahkan kemustahilan : Bagaimana mungkin seorang buta gemilang membedah pasien? Lantang menentang tentara Jepang yang begitu garang dan sadis? Melawan penjahat dan selamat?

Akhh...rasanya sangat tak dapat dipercaya ada seorang gadis sekuat dan setangguh itu. Jika saja ada sutradara yang tergerak menfilmkan novel ini. Saya yakin akan sangat positif untuk peneguh keimanan, penyemangat semangat yang hampir patah, dan pembangkit kerohanian penontonnya. Semoga saja, suatu saat nanti Srikandi Iman jadi Layar Lebar. :D
Read More >>
Sering gagal dalam mengerjakan sesuatu hal? Merasa tidak pernah sukses?? Merasa keberuntungan tidak pernah menghampiri??

Coba perhatikan 2 musabab di bawah ini, mungkin salah satunya pernah anda lakukan.
1. Tidak mengerjakannya dengan sepenuh hati. Kerjakanlah segala sesuatu dengan maksimal. Mengenai hasil akhir, tidak perlu terlalu difokuskan. Proses menuju hasil itu lah yang perlu kita ambil hikmahnya untuk pembelajaran ke depan. Jika hasil akhir tidak sesuai harapan. Coba lagi. Jika tetap tidak berhasil, pertanda Tuhan tidak berkenan akan apa yang anda kerjakan. Ketika kita sudah mengerjakan dengan hati namun hasil tidak sesuai harapan, setidaknya tidak ada penyesalan dalam diri karena kita sudah melakukan semaksimal yang kita bisa. Dan mulailah untuk berpikir sesuatu yang lain. Mungkin bidang tersebut benarlah tidak sesuai porsi anda. Karena setiap orang sudah mendapatkan bagiannya masing-masing.

2. Tidak menjadi diri sendiri. Jangan minder akan kemampuan sendiri. ataupun minder karena faktor yang dianggap sebagai kekurangan dalam diri. Memang tidak semua orang tercipta dengan IQ tinggi, atau tidak semua orang terlahir kaya. Ya, kembali yakini apa yang ada padmu dan kerjakan. Tuhan tidak akan pernah salah memberikan apapun kepada umatNya. Apa yang ada padamu saat ini adalah yang terbaik dan kembangkanlah. Jika hanya satu talenta saja pun, kerjakanlah. Jangan minder dan hanya membiarkannya saja. Hal itu hanya akan memperburuk keadaaan saudara.

Kesuksesan ataupun kegagalan tergantung dari cara pandang setiap individu. Dengan kata lain kesuksesan atau kegagalan kita sendirilah yang ciptakan. Jika kita sudah berbuat semaksimal kita, maka keberuntungan akan datang dengan sendirinya.

Good LUck everyone.
RE
Read More >>
{intermezzo} Berangkat dari pengalaman saya saat sedang berproses dalam rangka merampungkan tugas akhir saya sebagai mahasiswi yaitu Skripsi, maka saya sedikit berbagi dan tentunya semoga bisa menjadi masukan buat kalian pembaca yang terkait.

Akan banyak rintangan dihadapi selama menyusun skripsi ini. Mulai dari penentuan judul, mencari referensi, bimbingan dengan dosen. Semuanya itu mempunyai tantangan tersendiri. Jangan mengambil jalan pintas dengan mepekerjakan orang lain untuk mengerjakan skripsi mu. Percayalah, sesibuk apapun kamu, dengan kamu melewati masa ini sendiri kamu akan mendapatkan pelajaran yang sangat berharga. Biaya kuliah yang mahal akan terasa terbayar jika kamu mengerjakan skripsi ini dengan buah pengembangan pemikiranmu sendiri. Rasanya akan sangat luar biasa guys.

Saya sendiri, mengerjakan ini sampai rampung memputuhkan waktu hampir setahun. dengan kata lain, saya tidak berhasil menyelesaikannya saat saya tercatat sebagai mahasiswa semester 8 saja. saya membutuhkan waktu tambahan 3 bulan lagi untuk menyelesaikannya dan keluar sebagai alumnus universitas negeri itu. Bisa dibilang 4,5 tahun saya mewujudkan gelar S.Si saya.

Jatuh bangun saat nyusun skripsi? iya
Stres dan hampir patah harapan? iya

hampir setahun pikiran dihantui oleh skripsi. rongrongan tamat 4 tahun perintah ayahku pun melengkapi beban yang ku rasakan sebagai mahasiswi tingkat akhir.

Nangis dan kehilangan waktu tidur? sangat sering terjadi di hampir satu tahun itu.

hambatan yang ku alami, adalah judul yang saya tentukan awal tidak disetujui dosen pembimbing. mencari judul lagi dengan materi yang diajukannya sudah memakan waktu. Judul ketemu dan ACC, aku harus mencari referensi dan yang menjadi kesulitan adalah referensinya harusnya disajikan dalam bahasa inggris. mencari buku dengan bahasa asli itu membuatku harus mengelilingi kota Medan, dan mengubek-ubuk internet. Proposal pun rampung. Namun ACC untuk seminar, aku dapat sebulan kemudian, menunggu kepulangan sang dosen ibadah haji (sabar). Seminar pun tiba, blekkkk.....,,,dosen penguji, sang profesor, meminta ku untuk mengganti judul. kalau tidak dia tidak bersedia tanda tangan. ganti judul artinya, selain aku harus direpotkan mengurus administrasi ke jurusan atas judul yang sudah diterima mereka, aku juga harus mengganti judul proposalku beserta isi-isinya (penambahan referensi). Sebulan waktu ku untuk merampungkan itu (itu juga sudah pontang-panting).

Lepas masalah dengan profesor, pembimbing minta lanjud bab berikutnya. Masa untuk mendaftar sidang tinggal sedikit lagi. 3 x seminggu harus uber-uberan dengan dosenku. skripsi diserahkan, lusa aku mendapatkan revisian satu bab(si dosen memeriksa bab/bab). tinggal satu hari jadwal mendaftar sidang, malam harinya aku masih menerma revisian. minta tolong supaya sang dosen bisa ku temui pagi sekali, karena aku akan menyerahkan revisian padanya, dengan harapan langsung ACC (alsi, ga tidur bokkk). dengan sisa tenaga, pagi buta mencari rental yang sudah buka untuk print hasil revisian dan langsung ke kampus mencari dosen. sudah siang si dosen belum muncul. memberanikan diri menelpon, beliau bilang, tidak bisa, karena sedang mengikuti seminar. berasa disambar petir di siang bolong. ingin sekali menjatuhkan raga ini di lantai depan kantor jurusan, tapi terlalu banya mata di sana. Pasrah sempurna. Meski jawabannya begitu, entah kenapa ku enggan beranjak. aku pun hanya duduk di depan kantor jurusanku. jam sudah menunjukkan pukul 3 sore, sejam lagi kantor ini tutup. lemas badanku.
Namun ku liat mobil sedan warna merah memasuki gerbang fakultas menuju parkiran, mobil yang sangat ku kenal, mobil yang menjadi clur bagi ku untuk mengetahui apa sang dosen ada atau tidak. dan itu benar mobil dosenku.

yeeeeeaaaaahhh...
seperti dapat kekuatan dari ranger abu-abu, aku pun langsung tegap berdiri menantinya di depan pintu kantor jurusan itu. Dari kejauhan ku bisa melihat senyumannya tertuju padaku..dan kelanjutannya seperti apa? tentunya sangat mudah diterka.yupp,, aku ACC. Keesokan harinya menuggu daftar sidang keluar...dan taraaaa...Aku Wisuda..

heeheeee....
Back to the point (maaf yahh, intermezzonya kepanjangan)

Jadi yang saya mau coba berbagi mengenai skripsi di sini adalah. bagaimana awal yang baik untuk memulainya, agar tidak terbentur hambatan yang pernah ku alami kala itu.

Berikut tipsnya

1. Tentukan sub bidang apa yang paling kamu kuasai. ( Selama masa kuliah pasti banyak kan, cabang-cabang ilmu yang dipelajari terkait jurusan kita, nah tentukan satu yang paling kamu minati)

2. Berkaitan dengan ilmu tadi, pikirkan masalah apa di kehidupan yang sering terjadi terkait ilmu tadi. (Salah besar jika memulai skripsi itu berpatok dari penentuan judul terlebih dahulu, lalu memikirkan objek permasalahan. Jika begitu, kalian akan menemui benturan seperti yang ku alami (ganti judul sewaktu revisi proposal seminar).

3. Spesifikasikan teori yang dapat membantu permasalah-permasalan tadi dipecahkan.

4. Setelah point 2 & 3 terjabar sempurna, maka akan sangat mudah pemikiran kita terarah untuk mengembangkan latar belakang masalah pada Pendahuluan Bab I, Pengembangan Bab 2, dan Bab-bab berikutnya.

5. Pastikan saat mengutip referensi terkait kamu selalu mencatat sumbernya dengan detail (misalnya saat dapat referensi sewaktu membaca di perpus). Hal ini akan sangat membantu untuk penulisan Daftar Pustaka nanti (kesalahan lain yang saya lakukan waktu itu, saya hanya menuliskan kutipan pernyataannya dan penulisnya tanpa mencatat dikutip dihalaman berapa, tahun berapa, penerbit apa dsb, akibatnya saya harus kembali ke perpus, mencari buku yang sebagian informasi dari dalamnya saya kutip untuk pendukung tulisan saya)

Jika 5 point itu saja terlaksana dengan baik saya yakin, kalian bisa meminimalisir tekanan saat menyelesaikan skripsi. Good Luck everyone, Chiayoo!!!!
Read More >>
  • Studi global pertama menunjukan perokok pasif diperkirakan menyebabkan 600.000 kematian setiap tahunnya di seluruh dunia dilansir BBC, Jumat (31/5/2013).
  •   Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sepertiga dari perokok pasif yang tewas adalah anak-anak yang sering terpapar asap rokok di rumah.
  •  Studi pada 2010 November di 192 negara, menyimpulkan merokok pasif sangat berbahaya bagi anak-anak, berisiko tinggi sindrom kematian bayi mendadak, pneumonia dan asma. 
  • Perokok pasif telah dikaitkan dengan penyakit jantung, penyakit pernapasan dan kanker paru-paru. "Ini membantu kita memahami korban nyata tembakau," ujar Armando Peruga, dari WHO Tobacco-Free Initiative, yang memimpin penelitian.
  • Di Asia Tenggara dan Afrika diperkirakan 165.000 anak meninggal karena infeksi pernapasan yang disebabkan karena asap. "Campuran penyakit menular dan perokok pasif adalah kombinasi mematikan," kata Peruga.http://health.liputan6.com/read/600612/600-ribu-orang-mati-setiap-tahun-karena-jadi-perokok-pasif
Pembunuh. Yah setelah membaca artikel di atas, mungkin itu  sebutan yang tepat ditujukan bagi mereka perokok aktif. Bagaimana tidak, orang yang turut mengisap asap dari rokok yang mereka isap itu (a.k.a passive smoker) juga akan mendapatkan impact yang tidak kalah ganas dari apa yang dialami perokok aktif itu sendiri.

Seiring semakin banyaknya pemberitaan mengenai dampak perokok pasif ini, saya yakin, mereka (perokok aktif) juga sudah mengetahui akan dampak yang akan teralami oleh perokok pasif, tapi kenapa sich mereka tidak ada niat untuk tidak turut membuat orang lain menderita? yah, paling tidak, mereka hargai sedikit lah dengan enggan menyala kan racun itu di tempat-tempat umum.

Saya sendiri gregetan liat orang tua saya yang juga merokok.Berapa kali saya harus menerima hardikan mereka, saat saya meminta mereka untuk berhenti. Karena apa yang mereka lakukan juga memberikan kerugian buat yang lain (orang-orang di sekitar mereka).

Namun, saya sangat berharap masih ada di luar sana perokok yang memiliki hati dengan tidak meracuni orang lain yang tidak bersalah. Karena saya dan yang lain tahu dan sadar akan dampak rokok, makanya kami memilih untuk tidak merokok, tapi karena adanya mereka, kami yang tidak merokok ini juga harus terkena dampaknya.

Baru-baru ini lewat info yang saya dapat dari artikel-atikel yang terkait perokok aktif, saya semakin tidak terima kalau harus seberat itu dampak yang harus saya tanggung padahal saya tidak melakukan, untuk itu saya merasa perlu menyuarakan meskipun hanya baru sebatas tulisan ini. kiranya suatu saat nanti akan ada perlindungan yang dikeluarkan oleh pemerintah  bagi kami perokok pasif . Perlindungan seperti apa? Jaminan biaya kesehatan misalnya. Saat dokter sudah menvonis penyakit yang diidap seseorang perokok pasif dan itu disebabkan oleh karena racun asap rokok, saat itu lah mestinya perlindungan itu bekerja.

SAVE PASSIVE SMOKERS!!!!!


GBU
REGENNY
Read More >>
Tulisan ini adalah murni dari pendapat saya pribadi berdasarkan apa yang pernah saya lihat dan saya dengar mengenai korupsi. Korupsi di Indonesia sendiri agaknya mulai muncul ke permukaan awal masa orde baru bahkan semakin mencuat kala demokrasi diagung-agungkan di Negeri ini.

Saya masih ingat betul saat Presiden ke-2 Indonesia menjadi pemimpin selama puluhan tahun di Indonesia ini, informasi mengenai kepemerintahan tidaklah sebebas apa yang bisa kita saksikan sekarang. Hal ini pulalah yang memungkinkan tindak korupsi seolah-olah tak terlihat oleh kasat mata.

Keadaan Indonesia saat ini, memungkinkan media masa untuk meliput dan menguak apapun itu terlebih mengenai korupsi. Bahkan sejak terbentuknya KPK baru lah saya menyadari bahwa bukan hanya hutang Indonesia yang kian menumpuk, melainkan koruptor juga menumpuk di negeri ini. Namun sistem peradilan di Negeri ini memang kerap kali sering mengecewakan saya sebagai pemerhati awam. Sering saya dapati terdakwa dengan kasus korupsi dijatuhi hukuman yang lebih ringan dibanding dengan terdakwa dengan kasus pencurian sendal di Mesjid. Padahal jelas, hasil curian si koruptor tak sebanding dengan hasil curian si pencuri sendal, namun dia harus menerima hukuman yang lebih berat.

Sedikit pengalaman saya berinteraksi soal pekerjaan dengan beberapa dinas pemerintahan di daerah saya, membuat mata saya semakin terbuka bahwa betapa korupsi memang sudah menjadi darah daging. Keperluan saya kepada mereka adalah mengenai soal penagihan dimana program dalam APBD mereka membutuhkan perusahaan swasta untuk menanganinya dengan kesepakatan kerja yang sudah disepakati sebelumnya. Pekerjaan sudah kami kerjakan sebagaimana waktu pelaksanaan yang telah disepakati, dan kini kami yang meminta hak kami. Namun sungguh proses administrasi yang dilalui teramat mengganggu kesehatan jiwa. Bagaimana tidak, berkas penagihan yang kita serahkan tidak langsung diproses jika tidak ada pelicinnya. Mengapa mental kebanyakan petugas ini begini? Mereka kan sudah menerima gaji dari Pemerintah, mengapa masih mempersulit proses penagihan ini? Mereka dipekerjakan untuk mengurusi ini. sungguh kelakuan mereka membuat saya mengumpat dalam hati.

Setiap kali saya datang ke dinas itu, saya tetap diperhadapkan dengan peroalan yang sama. Pantas lah pegawai di sini rata-rata berkendaraan mewah, begini ternyata cara mereka mendapatkannya.

Inilah tindak tindak korupsi yang terjadi di negeri ini. Dari pengalaman saya itu saya menyimpulkan mengapa korupsi kian merajalela dan sangat sulit untuk diputus rantainya :

1. Calon-calon pegawai dewan atau pemerintahan lainnya mengeluarkan dana untuk mendapatkan kursi di Pemerintahan. Ini menyebabkan, mereka akan berpikir bagaimana mengembalikan modal dengan cepat, sedangkan oendapatan perkapita negeri ini, memang masih jauh dibanding negara-negara tetangga kita. (Harusnya mulai dipikirkan, solusi agar tidak perlu biaya untuk duduk di pemerintahan) Jangankan pemerintah aparatur negara seperti kepolisian saja masih ada yang diminta memberikan sejumlah dana supaya diterima. Berbeda sekali dengan apa yang terjadi di Rusia dan beberapa negara Eropa lainnya. Mereka membiayai dan menfasilitasi warganya yang bersedia bekerja kepada pemerintah. Mengapa Indonesia tidak bisa berlakukan sistem seperti itu?

2. Calon pegawai ini awalnya tidak ingin terbawa arus seperti teman-temannya yang lain namun tidak mudah. Karena apa? Hanya dia sendiri berbeda prinsip, maka dia pasti diacuhkan ditempatnya bekerja, atau sanksi-sanksi lain yang mungkin dia terima dari lingkungan kerjanya. Kalau sudah begini maka untuk memberantas korupsi pun akan sulit karena hampir semua terlibat, mulai atasan sampai bawahan.

3. Tidak adanya Sanksi yang Memberatkan bagi koruptor
Hal ini pula lah yang membuat orang-orang tidak takut untuk melakukan korupsi. Karena dalam perkiraan mereka kalau pun tertangkap sanksi yang mereka dapatkan paling sanksi kurungan beberapa tahun, dan mereka masih bisa melakukan banyak hal meski dalam kurungan (lih.Gayus). Pemikiran yang begini memicu korupsi tetap ada. Harusnya ada sanksi sosial. Bunuh karakter si koruptor (jika tebukti benar-benar korupsi, jangan saat masih status praduga), dan pastikan ke depannya dia tidak akan bisa masuk dalam pemerintahan. Hukum seberat-beratnya, sehingga orang-orang akan berpikir ulang untuk melakukan korupsi.


Meski pun keadaan Negeri masih rumit seperti ini, namun saya percaya hal baik masih bisa dipupuk di Negeri ini. Jayalah Negara ku , Indonesia Raya.












Regards
REGENNY


Read More >>
Gloria Shuri Nava


Nama yang saya kenal lewat artikel yang ditulis ulang oleh yahoo.co.id. Perempuan yang bertubuh gemuk namun menjadi buah bibir dikarenakan memiliki pacar yang sangat tampan. Setiap hari novi harus menerima pandangan sinis saat dia dan pacarnya sedang bersama. Banyak yang mengatakan, bahkan temannya sendiri mengatakan bahwa mereka tidak percaya kalau pacarnya tulus mencintai novi yang bertubuh gemuk dan di mata banyak orang bukanlah merupakan kategori cewek yang menarik. Mereka juga bilang, pacarnya berhak mendapatkan kekasih yang lebih baik dari novi.

Kita kalau melihat novi dan pasangannya secara langsung mungkin juga beranggapan yang sama. Namun tidak seharusnya memang penilaian perempuan gemuk menjadi sangat negatif. Karena setiap orang punya kelebihan dan kekurangan.


Seperti kutipan pernyataan novi yang saya baca tadi menyatakan "Bukan berarti karena aku tidak seperti kalian yang langsing-langsing, aku tidak berhak mendapatkan cinta atau memiliki cinta dengan pria yang tampan. Aku bukan orang yang kurang percaya diri seperti kebanyakan orang yang beramsumsi bahwa aku membanyarnya untuk menjadi pacarku dan kemudian mengunggah sejumlah video kami ke youtube dan pengguna internet tahu bahwa aku tidak sedih,tidak sendirian, meskipun aku gendut. Atau pacar saya yang menerima saya karena niat untuk terkenal. Untuk apa? Dia seorang yang berpendidikan, saya yakin dia jauh lebih bisa memilih cara lain untuk terkenal daripada dengan memacari saya. Saya bukanlah pembohong, saya memang gendut dan saya punya pacar yang tampan. Terus kenapa? Saya berhak bahagia "

Kalau meminjam trendmark mbak soimah, Aku Gendut dan Aku Punya Pacar Tampan, MASALAH BUAT LOH??? hahahhahahhaaa...


Memang kecantikan tak seharusnya diukur hanya lewat pancaran yang ditangkap mata. Kecantikan yang tidak didasari oleh hati yang canti juga akan cepat memudar pesonanya. Kecantikan seperti itu tidak akan terlihat cantik lagi jika orang-orang sudah bisa merasakan apa yang terpancar dari dalam hati.


Menjadi gemuk bukan lah pilihan perempuan yang gemuk. Mereka juga ingin terlihat baik, namun ada faktor-faktor yang membuat tubuh seseorang tidak mudah untuk terbakar namun sangat mudah untuk menyerap dikarenakan metobolisme yang tidak baik. Ada pula yang sedari bayi sudah diasuh dengan pola makan yang tidak sehat, atau faktor lainnya.


Tidak elok memang menjadikan orang gemuk sebagai cibiran atau langsung berspekulasi buruk kepada cewek gemuk kalau punya kekasih yang tampan dan proporsional. Hargai apa yang dimiliki orang lain, jangan mengusiknya dengan cibiranmu. Itu hal yang tidak terpuji. Setiap orang berhak mendapatkan cinta dan bahagia. Semangat Novi ^^



Foto-foto novi dan kekasihnya
 
Read More >>
Info penting, saya juga ingin kalian membacanya maka dari itu saya meneruskan artikel yang saya baca dari yahoo news ini. Merokok memang tidak ada untungnya sama sekali, merokok hanya akan membuat buntung. Tidak percaya???
Baca ini!!!!!!!!

Inilah Bagaimana Merokok Merusak Penampilan Anda?



Merokok bukan hanya merusak organ bagian dalam tubuh Anda seperti paru-paru, namun ternyata juga berdampak buruk pada penampilan luar Anda. Apa saja dampak buruk rokok pada penampilan Anda?
Dr. Nipun Jain, MBBS, MD., konsultan senior Dermatology di Sri Balaji Action Medical Institute, India, menjelaskan bagaimana rokok memengaruhi penampilan luar Anda seperti merusak kulit dan rambut.
Inilah Bagaimana Merokok Merusak Penampilan Anda“Merokok dapat merusak rambut dan kulit, serta membuat Anda terlihat jauh lebih tua. Hal ini cenderung dikarenakan nikotin telah memblokir oksigen dan nutrisi di kulit Anda. Nikotin dan bahan-bahan kimia lainnya juga akan menetap di dalam pembuluh arteri sehingga menghalangi transportasi nutrisi penting dalam darah,” kata Dr. Nipun.
Berikut beberapa dampak buruk yang disebabkan oleh rokok pada penampilan Anda seperti yang dikutip dari The Times of India baru-baru ini :
Kulit kendur dan keriput
Bahan kimia yang dilepaskan dari asap tembakau memicu kerusakan kolagen dan elastin (jenis protein penyusun pembentukan tulang, gigi, sendi, otot, dan kulit) sehingga menyebabkan kulit kendur dan keriput.
Garis disekitar bibir
Pada saat merokok, elatisitas dari otot-otot yang terdapat disekitar bibir menjadi hilang sehingga menyebabkan keriput dinamis disekitar bibir.
Bintik-bintik gelap pada kulit
Berbagai penelitian menunjukan bahwa perokok lebih rentan terhadap bintik-bintik penuaan. Bintik-bintik penuaan adalah bercak berwarna gelap yang muncul pada kulit, umumnya pada wajah dan tangan.
Kuku bernoda
Merokok berlebihan menyebabkan perubahan warna pada kulit, kuku, dan gigi.
Rambut rontok
Semakin banyak merokok semakin cepat pula kerontokan rambut pada pria dan wanita. Hal ini disebabkan karena kandungan kimia yang terdapat pada rokok menyumbat pembuluh arteri yang membawa pasokan nutrisi bagi tubuh, termasuk kepala Anda.
Keriput di sekitar mata
Asap yang berasal dari pembakaran rokok menyebabkan area di sekitar mata menjadi keriput akibat bahan-bahan kimia pada tembakau telah merusak struktur kulit dan pembuluh darah disekitar mata.
Jadi kesimpulannya, apakah merokok membuat penampilan Anda lebih baik atau lebih buruk bisa Anda jawab sendiri bukan? (boy)

Sudah tau kan? Masih mau merokok? Ogah la yau :D \m/
Read More >>
Putus cinta memang bikin setiap orang yang mengalaminya termehek-mehek plus termewek-mewek. Hal yang wajar jika kita mengalami fase itu. Kehilangan sesuatu yang sangat kita cintai memang sangat menyakitkan. Tapi kehilangan itu bukan berarti hidupmu hancur berantakan. Putus dari pacarmu itu bukan tanda kiamat sudah dekat. Please dehh...jangan lebay. Jangan terlalu mendramatisir keadaan. Paling gemes liat tipe-tipe cewek yang merasa hidupnya sudah gak ada harapan pasca diputuskan pacarnya. Mengemis pun dilakukan untuk meminta sang pacar kembali ke sisinya, bahkan yang lebih ekstrim tuh mengancam mau bunuh diri.

Prett...Drama sekali hidup seperti itu.Saya suka gak habis pikir lihat teman-teman yang galau gak ketulungan karena patah hati,ckckckkckkk. Galau boleh tapi paling lama seminggu ajah. Lebih dari seminggu kalian kelewatan. Kamu tidak sedang menangisi orang yang meninggal bukan???? C'mon girl kamu tidak selemah itu. Ayo bikin dirimu terlihat berharga. Mengemis cinta itu menjatuhkan harga diri. Meski populasi lelaki tidak sebanding dengan wanita bukan berarti kamu tak akan kebagian pasangan setelah diputuskan. Ohh, percayalah Tuhan sang sutradara kehidupan telah menyediakan pasangan seimbang untukmu bahkan sebelum engkau ada di bumi.

Saya cuap-cuap begini, jangan pikir hanya sebatas omong kosong. Atau kalian mungkin berpikir, saya bisa berkoar seperti ini karena tidak pernah merasakan patah hati. weits....kalian salah girl. Saya pernah menjalin hubungan selama 6 tahun namun pada akhirnya kandas juga. Saya juga sudah meyakini bahwa dia lah pasangan ku selama-lamanya. Tapi apa??? 6 tahun karam juga. Sedih? pasti lah. Tapi alu tipe orang yang bisa menyelipkan sedikit kerealistisan di dalam hempitan kekecewaan yang teramat sangat. Seminggu waktu yang ku sediakan untuk menangisinya, dan jujur memberinya semacam sedikit ruang untuk berpikir, dimana dalam tempo itu saya menentukan, jika dia datang dan meminta maaf, maka keadaan akan kembali seperti sedia kala, jika tidak, maka usai sudah. Dan dia datang setelah seminggu terlewati. Aku pun menyatakan, maaf, aku sudah move on, sayonara mantan.

Kalian mau tahu apa yang ku lakukan selama seminggu itu, sehingga ku bisa sekuat itu????
Cekidottttt girlss...

1. Mantanmu bukan Tuhan
Jelas, mantanmu bukan Tuhan. Tapi yang ingin ku tekankan di sini adalah bagaimana kita bisa tak terbawa arus perasaan kita sendiri. Kita hanya kehilangan seorang manusia, kita tidak sedang kehilangan TUhan. Untuk apa menangisinya terlalu larut apalagi sampai mengancam untuk bunuh diri. Mereka yang seperti ini pasti tidak dekat dengan Tuhannya. terlalu mudah putus asa, padahal kalau kita percaya Tuhan akan membuat segalanya lebih baik, maka pasti itu yang terjadi. Harusnya rasa kehilangan yang terdalam itu kita rasakan kalau kita tidak lagi merasakan Hadirat Tuhan dalam hidup kita. Galau itu harusnya kita rasakan kala Tuhan seolah-olah tak lagi berkenan atas kehidupan kita (meskipun tidak demikian, karena TUhan tidak pernah meninggalkan umatNya, Tuhan setia, tapi manusialah yang tidak setia). Makanya jangan bersandar sepenuhnya kepada pacar, dalam artian kamu juga perlu mandiri, jangan sediki-sedikit mengandalkan pacarmu, apapun yang terjadi di hidupmu juga tanggung jawab pacarmu, sehingga saat dia tidak lagi di sisimu, hidupmu terasa pincang. Manusia sumbernya kekecewaan, manusia berubah, tapi sekali lagi Tuhan tidak demikian girls. Bersandarlah padaNYa. Itu kunci yang terutama.










2. Hidup bukan hanya Persoalan Cinta Pada Pacarmu
Cinta memang bisa melengkapi hidup. Hidup tanpa cinta solah berada dalam ruangan dengan cahaya remang. Dengan cinta kita memang bisa melakukan segala hal. Cinta itu luas, cinta bukan hanya ditujukan untuk pacar. Cinta juga milik keluarga, ayah, ibu, saudara-saudari, teman-teman terlebih lagi Tuhan. Mengapa ketika berantem dengan pacar rasanya sangat menyiksa hati, sedangkan ketika berantem dengan saudara bahkan ortumu kamu biasa saja? Girls, pacar tidak lebih berharga dari mereka semua. Jika tidak ingin merasa sakit, kalian harus memposisikan cinta itu rata, kepada keluarga dan pacar, bahkan harusnya lebih kepada keluarga. Tanamkan dalam benak bahwa cinta dalam hatimu bukan hanya untuk pacarmu. Cintai ibumu, ayahmu, kakak dan adikmu.

3.Lakukan hal Positif untuk menghalau rasa sepi
Galau bisa dihindari selagi kita mau. Kita bisa mengontrol apa yang kita pikirkan apa yang kita rasakan. Kita bisa mengontrolnya asal ada keinginan. Lakukan lah hal-hal yang bisa menyenangkan hatimu, yang bisa membangkitkan mood positifmu. Menyibukkan diri dengan hal-hal yang kita suka bisa membantu sekali untuk kita terlepas dari perasaan sakit itu. Namun jangan mencari pelampiasan dengan minum miras, clubbing, atau bahkan memcari lelaki pelarian. Please berpikir pintar di saat-saat terlemah sekali pun. Hindari berbuat bodoh. Rasional harus tetap jalan. Mungkin iya, semua itu bisa membantu tapi hanya sementara dan setelah itu kamu akan merasakan kekecewaan yang lebih dalam. So, girls, kita harus pintar. Catat itu.

4. Sharing dengan orang yang lebih dewasa
Bercerita akan membantu mengurang beban yang dirasakan. Hal ini sangat positif dilakukan. Namun saat kamu memutuskan untuk meminta tanggapan atau nasihat dari sahabat atau temanmu, jangan keraskan hatimu. Buka telinga lebar-lebar dan terima masukkan-masukkan dari mereka. Semuanya akan percuma jika kamu mengeraskan hati dan memutuskan untuk menikmati rasa sakit itu. Sharing pun jadi tidak berguna, dan orang-orang di sekitarmu juga akan emrasa jenuh melihat tingkahmu. Dan itu menguruangi poin positif dalam dirimu. Jangan ijinkan dirimu terlihat bodoh girl.

Masih banyak hal-hal positif lain yang bisa diterapkan untuk tidak galau pasca diputuskan atau putus dengan pacarmu. Intinya tetap ingat Tuhan. Selama kau berjalan bersama TUhan, maka segalanya bisa kau lalui.


REGARDS
REGENNY


Read More >>


Satu lagi kisah menginspirasi yang saya baca sore ini lagi-lagi melalui media online. Kisah Rustono bisa menjadi motivasi untuk saya supaya tidak menyerah dengan keadaan. Melewati proses yang ada akan menjadikan kita menjadi pemenang.

Berikut liputan mengenai Rustono yang saya copy lewat pelitaonline. Semoga Bermanfaat...



Rustono dari Grobogan, Punya Pabrik Tempe di Jepang
Jerih payah dan semangat juang Rustono di Jepang, kini telah terbayar dengan kesuksesan bisnis tempe yang digelutinya. Jika dulu usahanya hanya di lakukan di rumah kecil, saat ini suami Tsuruko Kuzumoto ini sudah membangun pabrik tempe
Senin, 22 April 2013 18:10
Rustono Bos Tempe Di Jepang Yang Dulunya BellBoy
BERITA TERKAIT
Tak pernah ada jalan kesuksesan yang mulus, begitu juga yang dialami oleh seorang pengusaha sukses di Jepang, yakni Rustono.
Rustono adalah seorang warga Indonesia, tepatnya dari kota kecil Grobogan, Jawa Tengah yang sekarang mempunyai pabrik tempe di Jepang. Siapa sangka ia dulu sempat bekerja sebagai Bell Boy di Hotel Sahid Yogyakarta. Perjalanan hidup Rustono dahulu benar-benar susah, namun hal yang tak membuatnya patah arang adalah kepercayaannya pada janji Allah yang akan merubah nasib umatnya jika berusaha.
Pada tahun 1987, Rustono memutuskan untuk mengambil studi akademi perhotelan Sahid Yogyakarta yang kemudian dia merintis karirnya sebagai Bell Boy di Hotel Sahid. Di situlah dia bertemu dengan wanita asli Jepang bernama Tsuruko Kuzumoto yang akhirnya dipersunting menjadi istrinya.
Di Tahun 1997, Rustono memutuskan untuk berpindah ke Kyoto, Jepang, untuk memulai kisah hidupnya yang baru bersama istrinya tercinta. Di situ awal perjuangan hidupnya di Jepang sebagai karyawan di perusahaan sayur hingga perusahaan roti yang menuntut tanggung jawab tinggi dari para karyawannya. Pengalaman sebagai karyawan tersebut merupakan pengalaman yang sangat berharga dari penduduk matahari terbit yang memiliki etos kerja yang sangat tinggi.
Dengan sedikiti bekal sebagai karyawan, Rustono memulai tergugah hatinya untuk memulai usaha yang belum pernah ada di negeri Sakura. Mendapatkan insprirasi dari Nato, makanan khas Jepang yang terbuat dari kedelai, maka dida memulai bisnis tempe dari sedikit pengalamannya di Indonesia.
Trial error pun dia alami selama empat bulan, bahkan dia merelakan diri untuk pulang ke Indonesia hanya untuk belajar membuat tempe dari 60 pengrajin tempe di Pulau Jawa. Tekat yang kuat dari Rustono pun membuahkan hasil. Dia pun bisa membuat tempe yang sangat lezat dengan menggunakan ragi dari Indonesia.
Perjuangan Rustono terus berlanjut, untuk mendapatkan izin produksi di Jepang yang sangat rumit karena harus melalui berbagai tes dan penelitian. Iklim yang kurang mendukung juga menjadi kendala karena kelembaban di Jepang kurang dari 60% yang menyebabkan proses fragmentasi  kurang maksimal. Butuh alat khusus untuk menanganinya.
Segala hambatan itu menjadi sebuah pelajaran berharga, hingga suatu hari Ia sukses mendapatkan perizinan dari pemerintah setempat serta memasarkan  tempenya dengan brand Rusto Tempeh yang dilengkapi  ilustrasi gambar suasana  kampung di Pulau Jawa.  Rustono memilih menggunakan bungkus produk 200 gram, saat ini kapasitas produksi Rusto Tempeh bisa mencapai kurang lebih 16.000 bungkus tempe setiap lima hari. Rustono memasarkan tempenya hampir di seluruh kota-kota di Jepang, swalayan, toko, dan rumah sakit di Fukuoka.
Jerih payah dan semangat juang Rustono di Jepang, kini telah terbayar dengan kesuksesan bisnis tempe yang digelutinya. Jika dulu usahanya hanya di lakukan di rumah kecil, saat ini suami Tsuruko Kuzumoto ini sudah membangun pabrik tempe di kawasan pinggir hutan yang bermata air dan memanfaatkan lahan seluas 1.000 meter persegi.
"Mungkin kita memandang sholat adalah kewajiban yang sangat besar bagi kita, yakni sebagai bentuk ibadah yang merupakan rutinitas dengan gerakan dan bacaan yang membosankan. Akibatnya kita beranggapan bahwa sholat hanyalah kewajiban dari Allah untuk manusia  sehingga sering kali kita yang imannya sedang melemah enggan melakukannya. Padahal sangat jelas sebenarnya dibalik gerakan dan bacaan itu Allah memberikan suatu manfaat yang besar bagi kita" ucap Rustono ketika berbagi pengalaman dengan para buruh di Indonesia tahun 2012 lalu.
- See more at: http://dmaestro-profil.pelitaonline.com/news/2013/04/22/rustono-dari-grobogan-punya-pabrik-tempe-di-jepang#.UcFkIWdR6Fo
Read More >>