Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENGETAHUAN. Tampilkan semua postingan
Terkait dengan cita-cita saya yang hendak menjadi seorang penulis, sepertinya saya sudah pernah memposting tips terkait "Menjadi Penulis". Namun hari ini, saya ingin mempostingnya lagi, sebagai reminder untuk diri saya sendiri juga, untuk kembali konsisten kepada niat menjadi penulis tadi.

Hal yang perlu saya dan kalian yang juga ingin bisa menulis ialah "Membaca". Hanya itu kuncinya. Dengan membaca tentunya kini memiliki modal kata-kata mengenai suatu peristiwa yang kemudian ingin dituangkan kedalam tulisan. Mustahil lah jika seorang itu bisa menulis tetapi dia tidak suka membaca. Dengan kata lain, kegiatan membaca dan menulis adalah kegiatan yang berkorelasi erat. 

Saya tetap dengan cita-cita saya itu, namun saat ini sedang tidak ingin mempraktekan kunci suksesnya tadi. How come?

Ayolah tak ada yang manis dengan jalan instan di dunia ini, kalau pun ada terjadi, manis yang dia rasa adalah manis buatan tidak asli seperti manis yang diproses dari tebu asli.

Begitu pun dengan cita-citamu wahai "Pemilik Blog". Budayakan, dan budayakan membaca. Mimpimu terhenti jika "membaca" hanya dilakukan seturut dengan musim yang ada. Mimpimu akan terasa susah digapai jika "membaca" mu dilanjutkan saat sinabung tak lagi erupsi, atau banjir di Jakarta dan daerah lain surut, dan longsor serta gempa berhenti mengguncang peertiwi ini.

Semangat!!!!! Semangat!!!
Konsisten!!! Ayo Konsisten!!!!!
Read More >>
Guru adalah satu profesi yang sangat aku hormati. Ku sangat salut bagi mereka-mereka dan kebanyakan teman ku yang berhasil dalam bidang ini. Berhasil dengan artian murid-murid yang diajarkannya sukses menerima pentransferan ilmu yang diberikan. Ku juga pernah mengecap profesi ini, namun aku tidak bertahan. Hanya satu tahun saja aku menjalaninya, itu pun dengan pertimbangan kasihan anak-anak atau pihak sekolah yang harus repot untuk mencari penggantiku lagi. Apalagi saat itu abang ipar yang nota bene adalah orang yang merekomendasikan ku supaya bisa diterima di mengajar di sana juga pengajar di sekolah tersebut. Lengkap sudah keengganan ku untuk segera keluar dari sekolah itu. Jadwal mengajar ku memang tak banyak, seminggu paling aku masuk hanya 3 hari, karena aku hanya mengajar siswa/i kelas 1 SMP, sedangkan kakak-kakanya diajar oleh guru yang lebih senior dari ku. Pengalaman ku terjun ke dunia pendidikan sama sekali tidak ada, bahkan background perkuliahaan yang ku ambil pun bukanlah berorientasi menjadi pendidik. Tidak adanya pengalaman sama sekali membuatku harus mencari referensi sebanyak mungkin. Hampir setiap kali aku akan mengajar, pasti aku sudah membuat plan pribadi tentang materi yang akan ku sampaikan. Lalu sedikit browsing juga mengenai bagaimana mengajarkan materi bahasa inggris dengan cara yang menyenangkan. Banyak metode-metode yang aku coba terapkan, tapi aku tidak merasa puas dengan hasil akhirnya. Ku dapati, hanya sedikit saja siswa/i yang memahami materi yang ku sampaikan. Itupun kebanyakan dari kelompok siswi saja. Metode yang pernah ku terapkan, metode belajar tenses lewat lagu, menambah vocabulary lewat permainan, bahkan lewat puzzle dan gambar-gambar lainnya. Namun tidak cukup membantu. Jangan kan untuk berhasil menyampaikan materi, menenangkan siswa pun aku kewalahan, terutama di kelas yang ku lihat mayoritas siswa/i-nya memang hanya memiliki sedikit motivasi untuk belajar. Pembawaanku yang tidak bisa berbicara lantang dan tegas ini pun, ku yakini menjadi kendala ku sendiri. Tapi pernah sekali ku lepas kendali memukul meja, namun anak-anak itu bukannya mengerti malah banyak yang senyum-senyum. Katanya, "miss gak cocok marah, mukanya gak seram". Haaa????? Aku pun tak tahu harus berkata apa lagi. Kondisi begini yang sering ku temui tiap kali berada dalam kelas, membuat ku mantap atas keputusan ku dengan tidak lanjut mengajar lagi. Susah ternyata menjadi guru yang baik dan benar. Menjadi pahlawan bangsa adalah tugas yang berat. Timbul atau tidaknya keingintahuan siswa/i itu, adalah tanggung jawab guru. Namun melihat guru-guru sekarang, ku pikir tidak semua berprinsip begitu. Yang terlihat kasat mata, mereka melakoni peran sebagai guru, hanya karena memang itulah jalan mereka untuk mencukupi kebutuhan hidup. Guru-guru yang modelnya suka mencatat teori tanpa berperan lebih membantu siswa/i-nya untuk mengerti teori tersebut adalah tipe guru yang ku katakan tadi. Banyak guru-guru ku sewaktu SD, SMP, SMA dengan model seperti ini. Yang paling membahayakan adalah, model guru seperti ini, dipercaya untuk menyampaikan mata pelajaran eksakta. Bahaya sekali. Hanya sedikit saja orang yang mencintai dunia eksakta. Sudah sedikit, ditambah lagi mendapat guru yang tidak begitu baik menyampaikan materi seperti diriku ini. Maka sudah bisa digambarkan, tidak akan ada lagi yang minat dengan eksakta ini. Aku sendiri menyukai matematika dan mulai mengerti sedikit matematika saat diajarkan oleh guru ku Ibu JD namanya. Pintar sekali beliau menjangkau muridnya yang bergam untuk secara bersamaan bisa memahami materi yang disampaikan. Baru saat diajar beliau, aku semangat belajar yang namanya matematika. Yang ku pikirkan saat itu adalah, jika sedari awal ku mengenal matematika ku diajarkan oleh guru seperti beliau, tentunya matematika tidak akan menjadi pelajaran yang paling tidak ku sukai (tertera dalam sekian banyak biodata yang pernah ku tulis). Dan jikalau saat awal ku mencintai matematika, tentu aku bisa menjadi seorang peneliti saat ini.
Read More >>
Excuse, Pardon, Sorry

Atasan ku menanyakanku perbedaan tiga kata di atas (sekedar menguji atau memang ingin tahu, aku pun tak berani beropini apa-apa). Namun saat itu yang ku utarakan padanya mengenai penjelasan itu, singkat saja, bisa dikatakan kulitnya saja. Saya menjelaskan, memang ketiganya diartikan untuk ekspresi ungkapan maaf. Tapi kalau boleh saya bilang, yang bisa dibandingkan hanyalah excuse dan pordon. Kalau sorry sudah jelas, diungkapkan karena contoh:
- bapak secara tidak sengaja melakukan sesuatu yang salah lalu kamu mengatakan "sorry, i didnt do it for any purpose".
- bapak merasa simpati atau iba terhadap sesuatu => i feel sorry for your family

Dan sangat tidak lazim jika kata sorry dalam kalimat itu, diganti dengan excuse atau pardon, karena memang penggunaan excuse dan pordon berbeda dengan penggunaan sorry.

Konkritnya begini, sorry digunakan atau kita ungkapkan ketika kita sudah melakukan kesalahan, sedangkan excuse dan pordon diungkapkan saat kita melakukan sesuatu yang mungkin saja tidak berkenan bagi orang lain.
Misalnya:
-  bapak ingin menginterupsi suatu pecakapan => excuse me, i dont think it's a good solution.
- bapak ingin meninggalkan seseorang untuk waktu yang tak lama => excuse me, i need to wash my hand
-  bapak tidak begitu mendengar perkataan seseorang => you're late/excuse me?/i said you're late.
(nah, di point ini kata pordon juga bisa digunakan => my name enny/ pordon me?/ my name enny. dan biasanya digunakan dalam bahasa spoken saja. Pordon juga lebih sering digunakan British english)

Sebatas itu saja yang bisa saya sampaikan kepada beliau, namun kerutan dahinya mengatakan apa yang ku jelaskan belumlah menjawab apa yang ditanyakannya. Some body help me? :D
Read More >>
Dengan niat untuk mengabadikan pengabdian ompung2 terdahulu dalam negeri, saya turut memperluas postingan mengenai 8 pencipta lagu nasional suku batakyang saya kutip dari http://www.gobatak.com/8-suku-batak-pencipta-lagu-nasional-yang-mungkin-sudah-terlupakan/. 

Batak tidak semuanya bersterotip negatif seperti anggapan suku lain kebanyakan, suku batak juga bisa memberikan hal positif untuk negeri (seperti 8 musisi ini), dan saya yakin generasi batak saat ini juga banyak yang memberikan sumbangsih wujud pengabdian pada negeri. Saya bangga menjadi orang Batak

8 suku Batak Pencipta lagu Nasional yang mungkin sudah terlupakan

Tahukan anda pencipta lagu nasional Satu Nusa Satu Bangsa atau Bangun Pemuda Pemudi atau Tanah Air Indonesia? mungkin kita sudah sering mendengarnya diwaktu sekolah tetapi tidak terlalu memperhatikan siapa pencipta lagunya… mari kita mengenal para pencipta lagu-lagu tersebut dibawah ini, mereka adalah Bangso Batak.. ya.. Anak ni Raja i…

1. Liberty Manik
Liberty Manik (1924-1993)

Liberty Manik yang kita selalu kenal dengan L. Manik lahir tahun 1924 di Sidikalang, Sumatra Utara.
Beliau adalah Doktor Musik dari Jerman, Beliau orang yang bisa melakukan apa saja, seperti; Pemain biola, penyanyi, penyiar radio RRI Yogyakarta, penulis buku, jurnalis majalah, dan yang terakhir sebagai pencipta lagu Satu Nusa Satu Bangsa. Lagu ini diciptakan oleh Manik setelah dirinya melihat sendiri semangat perjuangan rakyat untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Satu Nusa Satu Bangsa pertama kali diputar melalui siaran radio di tahun 1947, ketika terjadinya agresi Belanda pertama. Beliau akhirnya mendapat anugerah bintang Budaya Paramadharma di tahun 2007. Dan Beliau meninggal dunia di tahun 1993, dalam usianya 69 tahun.

2. Cornel Simanjuntak
Cornel Simanjuntak (1921-1946)

Tahukah Anda lagu yang diberi judul Maju Tak Gentar? Lagu ini ternyata dibuat oleh Cornel Simanjutak. Sebelumnya, lagu ini aslinya berjudul Maju Putra-Putri Indonesia.
Cornel Simanjuntak lahir di Pematangsiantar, Sumatra Utara tahun 1921 berasal dari keluarga pensiunan Polri pernah menjadi guru di Magelang dan Jakarta dan kemudian pindah ke kantor Kebudayaan Jepang.
Ketika terjadi revolusi di tahun 1945, lagu ini diubah judulnya dan juga syairnya agar lebih terasa membakar semangat yang mendengarnya. Ternyata lagu Maju Tak Gentar ini berhasil menyulut psikologi pejuang Front Tentara Pelajar Yogyakarta. Lirik yang ada di dalamnya sangat pas dengan kondisi pada saat itu, dimana ada sebuah perlawanan yang dilakukan dengan peralatan seadanya.
Beliau meninggal tahun 1946 umur 25 tahun akibat penyakit kronis TBC. Waktu ikut pertempuran melawan Belanda di Tanah Tinggi, Jakarta.

3. Amir Pasaribu (Amir Hamzah Pasaribu)
Amir Pasaribu (1915-2010)

Lagu Andika Bhayangkari diciptakan oleh A.H. Pasaribu yang lahir tanggal 21 Mei 1915 di Siborong-borong Tapanuli utara.
Setelah kemerdekaan tahun 1954-1957 beliau menjabat sebagai direktur Sekolah Musik Indonesia (SMINDO) Yogyakarta dan tahun 1957-1968 beliau diangkat sebagai  Kepala B1-kursus jurusan Seni Suara, Lembaga Pendidikan Guru, Departemen Pendidikan danKebudayaan yang kemudian ditingkatkan menjadi IKIP-UI (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Indonesia  – kini Universitas Negeri Jakarta, Rawangun, Jakarta.
Amir Pasaribu dianugerahi Bintang Budaya Parama Dharma tahun 2002 oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Dan beliau meninggal dunia pada usia 94 tahun di Medan, Sumatra utara pada tanggal 10 februari 2010.

4. Alfred Simanjuntak (93 tahun)

Lagu nasional Bangun Pemuda Pemudi (beliau ketika berumur 23 tahun menciptakannya) dan Indonesia Bersatulah diciptakan oleh DR. Alfred Simanjuntak lahir tanggal 8 September 1920 di Tapanuli utara, berpendidikan di Rijksuniversiteit Utrecht, Leidse Universiteit, Leiden, Stedelijke Universiteit, Amsterdam, Belanda pada tahun 1954-1962 sekolah dinegara kincir angina ini selama 6 tahun.
Beliau adalah pendiri Yayasan Musik Gereja (1967) dan Memiliki pengalaman sebagai guru dan menjabat juga dalam bidang komunikasi/penerbitan.
Beliau juga berteman dengan Liberty Manik (yang menciptakan lagu Satu Nusa Satu Bangsa) dan Cornelis Simanjuntak (yang menciptakan lagu Pada Pahlawan) sehinggal ciri khas lagu yang mereka ciptakan sama.
Beliau  kini telah menjadi ompung (kakek) dari 11 cucu yang lahir dari empat anaknya, yaitu Aida, Toga, Dorothea, dan John.  Sekarang tinggal di Jakarta dan kegiatan sehari-harinya masih terus didalam bidang musik.

5. Notier Simanungkalit (julukan “Bapak Paduan Suara”)
Notier Simanungkalit (1929-2012)

Lagu nasional Puing dan SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) Senam Pagi Indonesia tahun 1984, diciptakan oleh Notier Simanungkalit lahir pada tanggal 17 Desember 1929 di kota Tarutung, Sumatra utara, menyelesaikan sekolahnya di Universitas Gajah Mada Fakultas Paedagogi. Beliau belajar musik secara otodidak.
Beliau adalah salah satu dari 11 orang musisi dunia diangkat IMC menjadi anggota Dewan Pemilih (Selection Committee) Festival Paduan Suara Mahasiswa International di New York pada tahun 1972 dan diundang santap siang oleh Presiden USA Mr. Richard Nixon dan Ibu di White House Washington DC.
Beliau Meninggal 9 Maret 2012 umur 82 tahun.

6. Sanusi Pane
Sanusi Pane (1905-1968)

Lagu nasional Tanah Tumpah Darahku diciptakan oleh Sanusi Pane lahir tanggal 14 November 1905 di Muara Sipongi, Mandailing Natal, Sumatra Utara. Beliau adalah seorang Sastrawan Indonesia angkatan Pujangga Baru yang karya-karyanya banyak diterbitkan antara tahun 1920 sampai dengan 1940-an.
Beliau meninggal di Jakarta, 2 Januari 1968 pada umur 62 tahun.


7. Binsar Sitompul
Binsar Sitompul (Semoga masih terjual buku ini)

Lagu nasional Bhineka Tunggal Ika lyriknya diciptakan oleh Binsar Sitompul (1923-1991) dan syairnya bersama A. Thalib, binsar Sitompul belajar biola dan teori musik pada zaman Jepang.
Kenangan DR. Alfred Simanjuntak bercerita tentang pertemanannya dengan tiga komponis besar: Cornelis Simanjuntak, Liberty Manik, dan Binsar Sitompul.
Pertemanan keempatnya terajut ketika Alfred mendatangi sekolah Katolik di Muntilan, untuk mengikuti ujian. “Cornelis bersekolah di sana,” kata Alfred.
Sejak awal bertemu dengan Cornelis, Alfred langsung mengaguminya. Sebab, sang teman memiliki suara sangat bagus. “Suara Cornel hebat. Tenor tinggi, padahal tanpa mikrofon, betul-betul seperti tenor Italia,” kata Alfred dalam majalah Tempo edisi 17 November 2002, berjudul Selama Hayat Dikandung Badan.
Meski keempatnya masih duduk di sekolah menengah pertama, mereka sudah diajarkan lagu orkestra, Messiah karya Handel. Di bawah arahan R. Sudjasmin, di kemudian hari menjadi konduktor Istana, mereka memainkan lagu Mozart, Verdi, dan Beethoven.

8. E.L. Pohan (Epaphroditus Laurentius Pohan-Siahaan)
Mars Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI)

Lagu nasional Tanah Air Indonesia dan Mars Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) diciptakan oleh E.L. Pohan.

———- **************** ————

BEBERAPA LIRIK LAGU NASIONAL
SATU NUSA SATU BANGSA
Satu nusa
Satu bangsa
Satu bahasa kita
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Tanah air
Pasti jaya
Untuk Selama-lamanya
Indonesia pusaka
Indonesia tercinta
Nusa bangsa
Dan Bahasa
Kita bela bersama

MAJU TAK GENTAR
Maju tak gentar
Membela yang benar
Maju tak gentar
Hak kita diserang
Maju serentak
Mengusir penyerang
Maju serentak
Tentu kita kita menang
Reff :
Bergerak bergerak
Serentak menerkam
Menerjang terjang tak gentar
Tak gentar tak gentar
Menyerang menyerang
Majulah majulah menang


ANDIKA BHAYANGKARI
Andika Bayangkari pencipta Sapta Marga
Pancasila mulai jadi Negara mulia
Bhinneka Tunggal Ika
Lambang bangsa satria
Menuju nusantara
Bahagia jaya, bahagia jaya

BANGUN PEMUDA PEMUDI
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Tangan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara trus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra negri

 BHINEKA TUNGGAL IKA
Bhinneka tunggal ika lambang negara kita
Republik Indonesia
Beribu pulaunya
Berjuta Rakyatnya
namun satu citanya
Bhinneka tunggal ika
Ikrar kita bersama
Kita Bina Selama persatuan bangsa
Kesatuan jiwa Indonesia bahagia

TANAH AIR INDONESIA
Gunung yang biru dan sawah yang hijau
Sungai yang kaya, hujan lebat
Gunung yang biru dan sawah yang hijau
Sungai yang kaya hutan lebat
Alam yang murni tak ada melampaui
Negri dimana kubertempat
Tak kujemu memuji negeriku
Aku tetap mengabdi padanya
Tanah yang jaya, tempat lahirku
Indonesia yang mulia


TANAH TUMPAH DARAHKU (Syair. Sanusi Pane – Lirik, C. Simanjuntak)
Tanah tumpah darahku yang suci mulia
Indah dan permai bagaikan intan permata
Tanah airku tanah pusaka ibuku
Selama hidupku aku setia padamu
Di manakah sawah luas menghijau
Di manakah bukit biru menghimbau
Itu tanahku tumpah darahku
Tanah pusaka yang kaya raya
Harum namanya Indonesia
Di mana puput berbunyi merdu
Di bawah gunung lembah yang biru
Itu tanahku tumpah darahku
Tanah pusaka aman sentosa
Harum namanya Indonesia
Di mana nyiur melambai-lambai
Di mana padi masak mengurai
Itu tanahku tumpah darahku
Tanah pusaka bahagia mulya
Harum namanya
Indonesia

HIMMME HARI IBU
Sekuntum melati lambang kasih nan suci
Ibu Indonesia pembina tunas bangsa
Berkorban sadar cita tercapai dengan giat bekerja
Merdeka laksanakan bakti pada ibu pertiwi
Wanita Indonesia s’bagai Ibu Bangsa
Ibu Indonesia pembina tunas bangsa
Merdeka laksanakan darma ‘tuk mencapai cita-cita
Indonesia nan jaya adil makmur merata

MARS KORPS PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KORPRI)
Tempo di Marcia Con Vigore; Lirik/Musik : EL Pohan
Satukan irama langkahmu
Bersatu tekad menuju ke depan
Berjuang bahu membahu
Memb’rikan tenaga tak segan
Berdasar Pancasila dan Undang-undang Dasar Empat Lima
Serta dipandukan oleh haluan Negara Kita maju terus
Membangun Negara yang jaya
Membina tekad menuju ke depan
Memakai akal dan daya
Membimbing, membangun, mengemban
Di bawah Panji KORPRI, Kita mengabdi tanpa pamrih
Di dalam Naungan Tuhan yang Maha Kuasa KORPRI Maju terus.

Versi Lain :
Satukan irama langkahmu
Bersatu tekad menuju ke depan
Berjuang bahu-membahu
Memberikan tenaga tak segan
Membangun negara yang jaya
Membina bangsa besar sejahtera
Mamakai akal dan daya
Membimbing membangun mengemban
Berdasar Pancasila
Dan Undang-Undang Dasar Empat Lima
Serta dipadukan oleh haluan negara
Kita maju terus
Di bawah Panji Korpri
kita mengabdi tanpa pamrih
Di dalam naungan Tuhan Yang Maha Kuasa
Korpri maju terus
Keterangan tambahan : 
Lagu Mars KORPRI ditetapkan berdasarkan Keputusan Musyawarah Nasional VI KORPRI Nomor Kep-09/MUNAS/2004 tanggal 30 Nopember 2004. Lagu Mars KORPRI masih berlaku, namun diberikan kewenangan kepada DPP KORPRI untuk menghubungi penciptanya apabila akan dilakukan penyesuaian aslinya.

———–***************————
SOYTPA
Read More >>


Belajar Lagi
 (Structure)

THE GLOSARRY OF CORRECT USAGE (Part 1 –)


This glosarry provides notes or words or phrases that often cause problems for writers.

A, An
A=> use a before words, beginning with consonant sounds, including those spelled with an initial pronounched h and those spelled with vowels that are sounded as consonants.
eq: a historian, a one-o’clock class, a university

An=> use an before words that begin with vowel sounds, including those spelled with an initial silent h. Eq: an orgy, an honor.

Advice, Advise
Advice=> is a Noun
Advice => is a verb
Eq: Take my advice do as I advise you.

Affect, Effect
Affect => is a Verb, meaning “to influence”
Effect => is a Noun, meaning “result”
Eq: The drug did not affect his driving; in fact it seemed to have no effect at all.
But effect occasionally is used as a verb meaning “to bring about” ; her efforts effected a change. And affect is used in psychology as a noun meaning “feeling or emotion” ; one can infer much about affect from behavior.

Agree to, agree with
Agree to means “consent to”
Agree with means “be in accord with”
Eq: how can they agree to a treaty when they don’t agree with each other about the terms?

All, All of
Usually all is sufficient to modify a noun; all the things you are. Before a pronoun or proper noun, all of is usually appropriate; all of me, in all of France.

All ready, already
All ready means “completely prepared”
Already means “by now” or “before now”
Eq: we were all ready to go to the movie, but it had already started.



All together, altogether
All together means “in unison” or “gathered in one place”
Altogether means “entirely”.
Eq: It’s not altogether true that our family never spends vacations all together.

Any more, anymore
Any more means “no more”
Anymore means “now”
Both are used in negative constructions
Eq: he doesn’t want any more. She doesn’t live here anymore.

Beside, Besides
Beside is preposition meaning :next to”.
Besides is a preposition meaning “except” or “in addition to” as well as an adverb meaning “in addition”.
Eq: Besides, several other people besides you want to sit beside Dr. Chen.



Read More >>
"Pembeli adalah Raja"
Ungkapan itu tentunya sudah tidak asing lagi kita dengar. Dalam benak tertumpuk beberapa opini yang mendukung mengapa ungkapan itu menjadi suatu prinsip yang harus diterapkan bagi setiap penjual barang maupun jasa. Dan beberapa opini itu ternyata sudah diuraikan terlebih dahulu oleh Dr Buchari Alma (1992) dalam bukunya yang berjudul "Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa".

Sebelas (11) pernyataan beliau mengenai prinsip The Customer is King ialah :
1. Pembeli adalah orang penting dalam dunia usaha.
2. Pembeli tidak tergantung pada kita, justru kita tergantung padanya.
3. Pembeli bukan pengganggu terhadap pekerjaan kita tetapi sebaliknya sebagai tujuan usaha.
4. Pembeli berbuat kepada kita sebagai suatu hal yang menyenangkan, janganlah kita berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan.
5. Pembeli adalah sebagian dari usaha kita dan kegiatan kita.
6. Pembeli bukanlah sebuah benda beku, tetapi ia adalah seorang manusia berdarah daging dengan perasaan dan emosinya, seperti kita sendiri.
7. Pembeli bukanlah lawan berdebat, tetapi kawan-kawan bersahabat.
8. Pembeli seseorang yang membawa kebutuhan kepada kita, dan ini adalah pekerjaan kita untuk memenuhinya.
9. Pembeli orang yang harus dilayani dan dimengerti dengna penuh perhatian yang dapat kita berikan padanya.
10. Pembeli adalah orang yang memungkinkan membuat keuntungan bagi pendapatan kita.
11. Pembeli adalah jiwa penghidupan dunia usaha..
Read More >>


Tujuan dan Kegunaan UKL dan UPL
Tujuan dan kegunaan penyusunan UKL dan UPL  Pembangunan Gudang  Furniture adalah sebagai berikut:
a.   Tujuan Penyusunan UKL dan UPL
-          Untuk mengidentifikasi kegiatan dan dampak yang ditimbulkannya terhadap lingkungan hidup.
-          Untuk mengetahui kondisi lingkungan di sekitar  usaha dan atau kegiatan.
-          Merumuskan langkah-langkah dalam melakukan pencegahan, penanggulangan dan pengendalian dampak negatif yang terjadi akibat kegiatan pergudangan  tersebut.
-          Merumuskan langkah-langkah  peningkatan dampak positif akibat kegiatan Pembangunan gudang tersebut.
-          Merumuskan langkah-langkah  pemantauan lingkungan hidup untuk mengetahui efektivitas  pengelolaan lingkungan hidup  yang dilakukan.
b.  Kegunaan Penyusunan UKL dan UPL
-          Sebagai pedoman dalam pelaksanaan untuk mencegah, menanggulangi dan mengendalikan kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup.
-          Sebagai upaya untuk meminimalisasi dampak negatif  dan memaksimalkan dampak positif yang ditimbulkannya.
-          Sebagai pedoman kepada Pemrakarsa di dalam melaksanakan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
-          Membantu proses pengambilan keputusan bagi pemerintah dalam pelaksanaan  pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
-          Sebagai bahan informasi bagi pemerintah tentang ketaatan perusahaan dalam pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.
Peraturan dan Perundang-Undangan
1.4.1.Undang-Undang
 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Tanda Daftar Perusahaan.
  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan.
  •   Undang-Undang Nomor 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang.
  • Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan Konvensi Internasional Mengenai Keanekaragaman Hayati.
  • Undang-Uandang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.
  •  Undang-Undang  Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah .
  • Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antar Pemerintah Pusat dan Daerah.
  • Undang – Undang Republik Indonesia No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup.
  • Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Peraturan Pemerintah
  •  Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1992  tentang Penataan Ruang.
  •  Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 1993 tentang Prasarana & Lalu Lintas Jalan.
  •  Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.
  •   Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2001 tentang Pembinaan dan Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
  •  Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2004 tentang Pembagian Kewenangan Pemerintah Pusat, Propinsi, Kabupaten/Kota.
  • Peraturan Pemerintah No. 27 tahin 2012 tentang izin Lingkungan.
Keputusan Menteri
  • Keputusan Menteri Negara KLH Republik Indonesia Nomor Kep.02/MENKLH/I/1988 tentang Pedoman Penetapan Baku Mutu Lingkungan.
  •   Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan.
  • KepKeputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor Kep-49/MENLH/11/1996 tentang Baku Mutu Getaran.
  •  Keputusan Menteri Tenaga Kerja Nomor Kep-51/MEN/1999 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika di Tempat Kerja.
  •  Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor 907/Menkes/SK/VII/2002 tentang Syarat-Syarat dan Pengawasan Kualitas Air Minum.

Read More >>


Awal bergabung di Perusahaan Jasa Konsultan, saya sering mendengar istilah Feasibility Study atau dalam bahasa pranata kita dikenal dengan istilah Studi Kelayakan. Perusahaan ini bergerak dalam bidang Jasa penyediaan konsultasi sampai penyusunan Study Kelayakan. Saya adalah karyawan yang awam mengenai dunia jasa ini, maklum saja latar belakang pendidikan saya adalah sarjana sastra. Namun bukanlah menjadi alasan saya untuk tidak bisa mengetahui apa itu Study Kelayakan. Untuk menjawab beragam keingintahuanku mengenai itu, maka saya mendokumentasikan hasil pencarian singkat saya mengenai “Study Kelayakan”.

Penjabaran saya mengenai ini, berangkat dari beragam pertanyaan yang mengumpul di benak saya, antara lain:
1. Apa itu Study Kelayakan?
2.Siapa target Penerima Laporan Studi Kelayakan ini serta apa manfaatnya bagi mereka?

STUDI KELAYAKAN BISNIS
Pengertian studi kelayakan menurut Husein Umar, Studi Kelayakan Bisnis Edisi - 2 ( hal 8 thn, 2003 ) adalah merupakan penelitian terhadap rencana bisnis yang tidak hanya menganalisis layak atau tidak bisnis dibangun, tetapi juga saat dioperasionalkan secara rutin dalam rangka pencapaian keuntungan yang maksimal untuk waktu yang tidak ditentukan. (dikutip dari : http://rimantho.blogspot.com/2010/01/definisi-studi-kelayakan.html )
Dari Pengertian di atas, pastinya kita sudah dapat menduga siapa pengguna Studi keyakan ini. Dengan sumber yang sama, Menurut Husein Umar, ada 5 pihak yang membutuhkan laporan studi Kelayakan Bisnis ini. Berikut penjabaran kelima pihak tersebut dan manfaat studi kelayakan bagi mereka :

1. Pihak Investor
Apabila hasil suatu studi kelayakan dinyatakan layak direalissasikan, tahap selanjutnya adalah mencari sumber pendanaan, misalnya dengan mencari investor atau pemilik modal yang mau turut menanamkan modalnya pada proyek bisnis jasa yang akan dikerjakan itu. Sudah tentu calon investor akan memepelajari laporan studi kelayakan bisnis jasa tersebut karena calon investor mempunyai kepentingan langsung berkaitan dengan keuntungan yang akan diperoleh serta jaminan keselamatan atas modal yang akan ditanamkannya.
2. Pihak Kreditor
Sumber pendanaan proyek dapat juga diperoleh dari Bank denga cara meminjam. Pihak Bank juga berkepentingan mengkaji ulang studi kelayakan bisnis jasa yang telah dibuat tersebut, termasuk mempertimbangkan sisi-sisi lain, misalnya bonafiditas dan ketersediaan agunan pihak perusahaan sebelum memutuskan untuk memberikan kredit atau tidak.
3. Pihak Manajemen Perusahaan
Studi Kelayakan Bisnis Jasa dapat pula dilakukan oleh pihak eksternal perusahaan selain pihak internal. Terlepas dari siapa yang membuat, pembuatan proposal ini merupakan suatu upaya untuk merealisasikan ide proyek yang bermuara pada peningkatan usaha dalam rangka meningkatkan laba perusahaan. Sebagai pihak yang menjasi project leader, sudah tentu pihak manajemen perlu mempelajari studi kelayakan itu, misalnya soal pendanaan: berapa yang dialokasikan dari modal sendiri, rencana pendanaan dari investor dan dari kreditor.
4. Pihak Pemerintah dan Masyarakat
Susunan studi kelayakan bisnis jasa perlu memperhatikan kebijakan-kebijakan yang telah ditetapkan oleh pe,erintah karena bagaimanapun pemerintah, secara langsung maupun tidak, mempengaruhi kebijakan perusahaan. Penghematan devisa Negara, penggalakkan ekspor nonmigas dan pemakaian tenaga kerja massal merupakan contoh kebijakan pemerintah di sektor ekonomi. Proyek-proyek bisnis yang membantu kebijakan pemerintah inilah yang diprioritaskan untuk dikembangkan, misalnya dengan subsidi dan keringanan lain.
5. Untuk Tujuan Pembangunan Ekonomi.
Studi Kelayakan bisnis jasa perlu juga menganalisis manfaat yang akan didapat atau biaya yang akan ditimbulkan oleh proyek terhadap perekonomian nasional. Aspek-aspek yang perlu dianalisis untuk mengetahui biaya dan manfaat tersebut antara lain aspek-aspek : Rencana Pembangunan Nasional, distribusi nilai tambah pada seluruh masyarakat, nilai investasi pertenaga kerja, pengaruh social, serta analisis kemanfaatan dan beban social. Jadi, jelas bahwa studi kelayakan bisnis jasa yang dibuat perlu dikaji demi tujuan-tujuan pembangunan ekonomi nasional.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan, jika seorang pemilik dana berniat melakukan suatu usaha bisnis tertentu, ia mempunyai banyak pilihan yang selain dipengaruhi oleh hal-hal yang sifatnya pribadi juga dipengaruhi oleh hasil kajian ilmiah yang terangkum dalam sebuah laporan studi kelayakan bisnis tersebut.
Read More >>